KULIT PEPAYA
=============>
Orang mengenal pepaya sebagai buah yang membantu manusia dalam melancarkan BAB, misalnya dengan membuatnya sebagai jus atau dimakan secara langsung. Selama ini, kulit pepaya hanya menjadi limbah bagi dapur Padahal kalau kita tahu kulit pepaya ini mengandung banyak khasiat dan manfaat yang sangat bagus untuk stamina tubuh dan ternyata kulit pepaya ini memiliki khasiat serta manfaat yang sama dengan manfaatnya Titan Gel yaitu mampu menjaga serta memaksimalkan stamina keperkasaan vitalitas secara alami dan maksimal . Dan Namun siapa sangka, di dalam kulit ini mengandung beberapa gizi yang sayang jika dibuang begitu saja.Kulit pepaya memiliki kandungan yang hampir sama dengan daging buahnya. Hanya saja, kulit buah ini mengandung enzim pektin yang ditandai dengan adanya milky latex atau keluarnya getah putih sisi ketika buah tergores. Getah ini mungkin akan menimbulkan efek iritasi, namun Anda tak perlu khawatir karena kandungan pektin akan berkurang ketika buah semakin matang. Selain enzim papain, kulit buah berwarna orange ini juga mengandung alkaloid karpina, glukosid, saponin, sakrosa, dextrosa dan lain-lain.
Alam menyediakan segala yang terbaik bagi manusia. Salah satunya adalah tanaman pepaya. Merpakan salah satu herbal yang tumbuh di daerah tropis. Buahnya juga dinamakan pepaya, berwarna cerah dengan rasa nikmat yang khas dan segar. Buah pepaya ini sering dijadikan buah meja atau pencuci mulut. Tak hanya nikmat, buah ini juga dikenal masyarakat dunia sebagai buah dengan sejuta manfaat. Pepaya ampuh mengusir sembelit dan memperbaiki pencernaan, menyehatkan kulit, membunuh bakteri penyebab kanker usus, menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan masih banyak lagi lainnya. Selain buah, bagian tanaman pepaya lainnya juga menyimpan manfaat serupa dengan buah. Salah satu bagian penting tetapi lebih sering dibuang sebagai limbah rumah tangga adalah kulit buah pepaya. Padahal, komponen limbah ini juga memiliki manfaat bagi manusia. Hal ini terkait dengan kandungan kulit pepaya yang kurang lebih sama dengan daging buahnya.
Seorang penjelajah Eropa terkenal yang menemukan benua Amerika, Christopher Columbus memberikan sebuah julukan “Fruit of The Angels” untuk buah pepaya yang saat ini sudah bisa dinikmati siapa saja seluruh dunia sebagai buah tropis yang manis dan lezat. Setiap bagian dari pohon buah pepaya termasuk buahnya mewariskan nilai terapeutik yang hebat dalam menjaga kesehatan dan memperbaiki tubuh. Masyarakat telah lama mengenal manfaat kesehatan buah pepaya sejak ber-abad-abad lalu, dan sekarang telah menjadi sorotan ilmu kedokteran modern. Advertisement Kandungan nutrisi buah pepaya Pepaya merupakan sumber yang sangat baik dari vitamin, mineral, dan enzim. Buah pepaya matang memberikan vitamin C, E, dan A serta folat dan kalium. Nutrisi yang paling terkenal dari pepaya adalah papain, yaitu enzim yang membantu mencerna protein dan mengurangi peradangan. Papain ini terdapat 3 kali lebih banyak pada buah pepaya yang sudah matang. Manfaat buah, kulit, biji, dan daun pohon pepaya untuk kesehatan Dikenal sebagai Pawpaw di Australia dan Selandia Baru, pepaya adalah tanaman yang paling terkenal untuk meningkatkan kesehatan yang sangat baik . Semua bagian dari tanaman termasuk buah dianggap memiliki manfaat. Buah dan biji pepaya yang diekstrak ditemukan efektif melawan bakteri jenis Staphylococcus aureus, Bacillus cereus, Escherichia coli, dan Shigella flexneri. Biji pepaya kaya protein dan berkhasiat untuk jantung Biji pepaya juga kaya protein yang sangat mudah dicerna dan mengandung alkaloid carpaine. Carpaine memiliki efek menenangkan pada jantung, bronkus, dan otot-otot, sehingga ideal untuk penyakit paru-paru seperti bronkitis dan asma. Penduduk asli Selandia Baru selatan telah lama menggunakan biji pepaya untuk pengendalian kelahiran dan sebagai anti-parasit yang efektif.
Dengan kandungan semacam ini, sangat wajar jika kemudian kulit pepaya dapat dimanfaatkan sebagai obat. Bahkan, penduduk Papua Nugini telah lama menggunakan kulit buah yang disebut juga sebagai ‘kates’ ini sebagai obat kulit. Adapun ulasan lengkap mengenai khasiat kulit buah pepaya antara lain :
1. Mengatasi sakit gigi
Ungkapan “lebih baik sakit hati daripada sakit gigi” sangat cocok dengan apa yang dirasakan oleh penderita sakit gigi yang sedang berjuang meredam rasa sakit pada giginya. Jika Anda belum tahu, kulit pepaya dapat digunakan sebagai peredam rasa nyeri pada gigi. Caranya, kupas pepaya yang masih mentah, usahakan yang masih terdapat getah di dalamnya. Potong menjadi bagian kecil yang dapat masuk ke mulut. Tempelkan potongan kulit pepaya tersebut tepat pada gigi yang mengalami sakit. Kemudian kumur dengan air garam.
2. Menangkal radikal bebas
Yang paling menarik, menggunakan kulit pepaya sebagai penangkal radikal bebas adalah dengan merubahnya menjadi cleansing lotion. Cleansing lotion ini akan merawat kebersihan pada kulit wajah yang berminyak dan berpori besar, mengangkut sisa make up, debu, serta kotoran pada wajah. Pembuatan lotion ini harus dengan cara khusus tetapi jangan khawatir, caranya tidak terlalu sulit. Anda hanya membutuhkan blender, neraca analitik, ayakan 60 mesh, mortir, stamfer, batang pengaduk, solet, cawan porselin, gelas ukur, dan waterbath. Bahan-bahannya adalah kulit buah pepaya, cera alba 2,4 gram, spermaceti 1,6 gram, borax 0,3 gram, parafin liquid 10 ml, aquadest 4,7 ml.
Dimulai dengan mencuci dan menjemur kulit buah menyehatkan di bawah sinar matahari sampai kering, setelah itu haluskan dengan blender. Serbuk tepung kulit pepaya diayak dengan ayakan 60 mesh. Penepungan dilakukan untuk memperoleh partikel yang berukuran kecil sehingga didapatkan cleansing lotion yang lembut.
Prosedur yang digunakan adalah panaskan cera alba dan spermaceti dalam water bath, setelah meleleh dimasukkan ke dalam mortir panas. Ditambahkan parafin liquid diaduk sampai homogen, kemudian ditambahkan borax dan tepung kulit pepaya diaduk sampai terbentuk emulsi yang homogen.
3. Mengobati ruam
Tetangga kita, masyarakat Papua Nugini lebih dulu mengetahui bahwa kulit papua sayang untuk dibuang. Mereka bahkan memakannya. Keampuhan kulit pepaya ini mereka buktikan dengan memakainya sebagai obat mengatasi ruam pada kulit. Obat alami tanpa efek samping ini terbukti menyembuhkan ruam-ruam pada kulit mereka.
4. Bahan aktif pada obat gastritis atau maag
Kandungan papain dalam kulit pepaya ini yang mengendalikan penyembuhan tersebut. Kita tahu bahwa penderita maag tidak diperkenankan memakan makanan yang mengandung lemak dan karbohidrat dalam jumlah besar. Papain dalam kulit pepaya ini berfungsi sebagai penyeimbang kadar asam dalam lambung sebab papain dapat mengurangi lemak dan karbohidrat yang masuk ke dalam lambung. Caranya, dengan membuatnya sebagai manisan. Selain menyehatkan manisan sangat cocok sebagai teman santai Anda di sore hari.
5. Menghilangkan noda-noda hitam karena penuaan
Kandungan papain dalam kulit pepaya dapat mengeksfoliasi kulit, mendorong produksi sel-sel baru, sehingga kulit tampak lebih segar. Papain juga menghambat tirosinase enzim, yaitu sel-sel kulit penghasil pigmen digunakan untuk memproduksi melanin. Anda dapat menggunakan kulit yang masih muda atau yang sudah masak. Namun, kandungan papain yang lebih tinggi terdapat pada pepaya yang masih muda. Cara menggunakannya adalah dengan melembutkan kulit tersebut untuk dijadikan masker wajah. Jika Anda menggunakan pepaya muda, rasanya akan sedikit menyengat.
Pada dasarnya kandungan kulit pepaya kurang lebih sama dengan daging buahnya. Hanya saja, kulit buah pepaya mengandung enzim papain yang jauh lebih dominan terutama pada kulit buah yang masih muda. Kandungan pektin ini terlihat jelas pada Milky Latex atau getah putih kulit buah pepaya yang mengucur deras saat kita menggores bagian kulit. Milky latex ini jumlahnya akan semakin berkuran saat buah pepaya semakin matang. Selain enzim papain, kulit pepaya juga mengandung alkaloid karpina, glukosid, saponin, sakrosa,dextrosa dan lain-lain.
Mencermati kandungan kulit pepaya tersebut, wajar jika kemudian kulit pepaya juga bisa untuk dimakan dalam kondisi ia bebas dari bahan kimia. Kulit pepaya telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat Papua Nugini. Tidak hanya dikonsumsi, tetapi juga digunakan sebagai bahan penyembuh untuk menanggulangi ruam kulit, kulit yang terbakar sinar matahari berlebihan, dan mampu menghilangkan noda hitam pengganggu du wajah.
Tepung Kulit Pepaya Untuk Ternak
Sejak dahulu, babi dikenal sebagai hewan ternak yang sangat rentan terinfeksi parasit dan bakteri. Oleh sebab itu, konsumsi hewan ini bisa merugikan kesehatan manusia. Untuk menanggulangi permasalahan ini, para peneliti melakukan percobaan dengan menggunakan tepung kulit pepaya yang dijadikan makanan ternak babi selama sebulan penuh. Setelah itu, uji lanjutan dilakukan pada hewan ternak babi dan ditemukan fakta penelitian yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan pengurangan jumlah telur cacing Strongylus sp, Ascaris sp dan Trichuris suis, larva Strongylus sp, Ascaris sp dan Trichuris suis. pada babi. Hal ini terkait dengan pemberian tepung kulit buah pepaya 5% dan 10%.
Pengaruh signifikan pemberian tepung kulit pepaya ini tak lepas dari kandungan papainnya yang tinggi. Papain sendiri diketahui Papain diketahui memiliki sifat Varmifuga yakni mampu mengurai protein menjadi polipeptida dan diapeptida. Cacing sendiri dikategorikan sebagai proteon yang tak terlindungi selaput sehingga jika terkena papain bisa terurai dan menghindar dan keluar melalui lubang anus. Papain memang dikenal mampu melemaskan cacing dengan cara merusak protein pada tubuh cacing. Kandungan kulit pepaya terutama papain tentu membuat kita berpikir dua kali jika hanya menjadikannya limbah. Sebab manfaatnya cukup siginifikan.
Kulit pepaya untuk obat sakit kuning Kulit pohon pepaya membantu mengatasi sakit gigi sementara itu bagian akar dapat diolah dijadikan teh untuk mengobati penyakit kuning, parasit usus, dan gangguan perdarahan. Daun pepaya dianggap unsur yang paling kuat, namun kulit dan buah pepaya mentah dan matang juga sangat bioaktif . Daun pepaya mengandung 15 kali jumlah protein dari buah yang matang termasuk tingkat papain. Kulit pepaya matang juga merupakan sumber kaya enzim ampuh ini.
Meski mengandung banyak khasiat, Anda perlu hati-hati jika ingin mnegkonsumsi kulit pepaya. Pasalnya, di dalamnya juga tekandung getah yang berpotensi menyebabkan gatal dan iritasi. Jadi, pastikan menghilangkan dulu getahnya dengan cara merendamnya menggunakan air garam lalu mencucinya hingga bersih.
Tidak hanya kulit pepaya saja yang memiliki khasiat, masih banyak kulit jenis lain yang bermanfaat bagi kesehatan yang perlu anda ketahui juga.






0 komentar:
Posting Komentar